Bahwasanya, ia tak akan ke mana.
Bersama deru ombak yang menyapu lembut pantai.
Bersama angin sepoi yang mengusap tengkuk.
Bersama di antara birai phlox musim panas.
Bersama di antara dedaunan oak yang menguning, hingga terlepas dari tampuk.
Bersama di antara uap dingin yang menyelubungi salju putih.
Bersama di antara serbuk yang beterbangan, serta aroma kasturi.
Bahwasanya, ia akan berada di sana.
Mendampingi orang yang dicintainya dalam diam.
Menjaga sepenuh hati walau raga tak mumpuni.
Mengasihinya tanpa pamrih.
Mendengar celoteh, tanpa berusaha menimpali.
Tersenyum, tatkala mendengar namanya disebut.
Ia menyaksikan dunia.
Ketika dunia tak mampu menyaksikan dirinya.